
Tasikmalaya, 07 November 2025 – Program Pascasarjana Hukum Keluarga Islam (HKI) INUTAS sukses menyelenggarakan kuliah perdana bagi mahasiswa baru. Acara penting ini digelar di kampus Pascasarjana INUTAS Tasikmalaya, menandai dimulainya kegiatan akademik secara resmi.
Kuliah umum tersebut dihadiri oleh Rektor, Direktur Pascasarjana, serta jajaran dosen, dan menampilkan narasumber utama Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok, M.Pd, M.Si.
Master Degree: Calon Cendekiawan
Dalam paparannya, Dr. H. Ahmad Zaki Mubarok, M.Pd, M.Si, menjelaskan secara mendalam tentang perbedaan mendasar antara jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2). Beliau menegaskan bahwa mahasiswa S2 memiliki peran strategis yang jauh melampaui gelar akademik.
Dr. Zaki Mubarok menekankan bahwa lulusan Magister diharapkan menjadi garda terdepan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi masyarakat.
“Mahasiswa S2 adalah calon-calon cendekiawan. Ini berbeda dengan S1 yang lebih fokus pada aspek praksis. Di tingkat magister, kita dituntut untuk mengembangkan kedalaman analisis, teori, dan kontribusi intelektual yang baru bagi ilmu pengetahuan,” ujar Dr. Zaki Mubarok.
Pintu Pembuka Cendekiawan HKI
Direktur Pascasarjana INUTAS, Dr. Hj. HANI SHOLIHAH, M.Ag., menyampaikan sambutannya dengan penuh antusias. Beliau berharap momentum kuliah perdana ini dapat menjadi awal yang baik bagi para mahasiswa untuk mencapai potensi maksimalnya.
“Kuliah perdana ini adalah tonggak sejarah, menjadi pintu pembuka yang akan melahirkan cendekiawan-cendekiawan unggul di bidang Hukum Keluarga Islam, siap memberikan solusi kontekstual bagi masyarakat dan peradaban,” tutur Dr. Hj. Hani Sholihah, M.Ag.
Rasa Syukur Rektor INUTAS

Rektor INUTAS, Dr. H Pepep Puad Muslim, M.SI, turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terealisasinya kegiatan akademik Pascasarjana HKI.
“Kami bersyukur Pascasarjana HKI INUTAS telah memulai langkah penting ini. Kuliah pertama adalah perwujudan komitmen kami untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki kedalaman intelektual sebagai seorang cendekiawan,” kata Dr. H Pepep Puad Muslim, M.SI.
Dengan dimulainya kuliah perdana ini, Pascasarjana HKI INUTAS menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pendidikan tinggi yang melahirkan pemikir dan peneliti handal di bidang Hukum Keluarga Islam, khususnya di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.
Tinggalkan Komentar